RADAR POS, MASOHI - Bupati Maluku Tengah (Mateng), Zulkarnain Awat Amir, SP, MAP membantah Keras Isu yang menyebutkan dirinya tidak Tanggap terhadap Konflik yang melibatkan dua Kelompok Pemuda di Kecamatan Salahutu.
Bupati Zulkarnain sudah Koordinasi dengan Gubernur Maluku dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan dilakukan sejak hari terjadinya Insiden.
"Hal tersebut dikatakannya saat dihubungi Media ini lewat Via Telepon pada, Rabu (02/04/2024).
Zulkarnain katakan bahwa, saat mendapatkan Informasi Insiden tersebut pada, Senin (31/03/2025), maka dirinya Langsung Berkoordinasi dengan Gubernur, Hendrik Lewerissa.
"Saat Informasi Bentrok tersebut saya dapatkan, maka Detik itu juga, saya Langsung Berkoordinasi dengan Gubernur, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau pulau Lease, AKBP Yoga Putra Prima, Komandan Kodim 1504, Kolonel Infanteri, Octavianus M. Sinaga untuk mengambil Langkah cepat mencegah Bentrok Meluas," katanya.
Dikatakan, selain itu dirinya juga Berkoordinasi dengan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan yang merupakan Putra Tulehu untuk melakukan Pendekatan-pendekatan Persuasif untuk menangani Insiden tersebut.
"Wakil Bupati (Wabup) dan Camat Salahutu saya Perintahkan Langsung pada hari itu untuk kembali ke Salahutu agar bisa mengambil Langkah-langkah Koordinasi dan Pencegahan," ucapnya.
Selain itu, Zulkarnain juga mengatakan Pertemuan dengan Forkopimda akan dilaksanakan dalam Waktu Dekat.
"Dalam Waktu Dekat akan dilaksanakan Rapat Meluas di Kecamatan Salahutu bersama Forkopimda," ujar Alumni Universitas Brawijaya Malang ini.
Sebagai Informasi, Bentrokan antar Pemuda dari Desa Tulehu dan Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Malteng pada, Senin (31/03/2025) Sore, Terungkap Kronologi terjadi sekitar pukul 15.45 WIT menyebabkan satu Orang Meninggal Dunia dan dua lainnya mengalami Luka berat.
Peristiwa Tragis ini Bermula ketika Tiga Pemuda Asal Tulehu yakni, Jakir Malabar (40) tahun, Raju Ohorella (Meninggal Dunia) dan Alan Semarang, Berboncengan dengan Sepeda Motor Roda Dua (SMRD) dari Arah Suli menuju Desa Tial. Setibanya di Dusun Salameti, Ketiga Pemuda Tulehu ini ditegur oleh beberapa Pemuda Desa Tial. Teguran tersebut Rupanya tidak diterima baik oleh Ketiga Pemuda Asal Tulehu.
Tidak terima ditegur, Ketiganya turun dari SMRD dan Langsung melakukan Penikaman terhadap salah satu Warga Desa Tial Bernama Sukirang Lestaluhu (28) tahun.
Aksi Penikaman inilah yang kemudian memicu Kemarahan Warga Desa Tial. Seketika, Massa dari Desa Tial mengejar Ketiga Pemuda Tulehu yang melakukan Penyerangan. Pengejaran Berakhir didepan SMP Negeri 27 Tial, Dusun Naya.
Dilokasi ini, Ketiga Pelaku Berhasil diamankan oleh Massa. Amarah Massa yang sudah Terpancing Berujung pada Tindakan Kekerasan yang lebih Parah. Raju Ohorella Meninggal Dunia dilokasi Kejadian Akibat dianiaya menggunakan Larang dan Batu oleh Massa.
Sementara itu, Rekannya Raju yakni, Jakir Malabar, mengalami Luka-luka Akibat Amukan Massa. Korban Pertama Penikaman, Sukirang Lestaluhu, saat ini sedang menjalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit (RS) Leimena. (RPF)
0 Comments:
Posting Komentar